Tilawati, "Mudah dan Menyenangkan"




Assalamualaikum Wr.Wb, Pada hari ini (5 November 2018) bertepatan dengan mata kuliah Studi Al-Qur'an yang diampu oleh Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag  serta Ibu Ati'Nursyafa'ah, M. Kom. I selaku asisten dosen pertama dan Ibu Baiti Rahmawati, S.Sos selaku asisten dosen keduaKami berkesempatan untuk mengikuti kelas tilawati yang diajarkan oleh orang-orang hebat dari Pesantren Al-Qur'an Nurul Falah Surabaya yaitu Drs. H. Ali Muaffa, Bpk. Toha Mahsun, S.Ag, dan Bpk. Hari Susandi, S.Ag. Sebagai pembuka Drs. H. Ali Muaffa selaku salah satu penyusun buku "Tilawati" memberikan motivasi kepada kami dengan menjelaskan sebuah hadits yang berbunyi "Orang yang paling baik adalah orang yang membaca Al-Qur'an dan mengajarkannya". Kemudian beliau memberitahukan kepada kami beberapa ayat Al-Qur'an yang mengatakan bahwa mempelajari Al-Qur'an itu mudah. Yaitu, QS. Al-Qamar [54] : 17,22,32, dan 40. Allah berulang kali menyampaikan bahwa Al-Qur'an itu mudah dipahami. Ayat-ayat tersebut sampai diulang 4 kali agar para umat muslim yakin bahwa Al-Qur'an memang mudah untuk dipelajari. Tilawati adalah salah satu metode praktis dan cara cepat belajar membaca Al-Qur'an untuk berbagai kalangan, baik anak kecil maupun orang dewasa yang baru belajar membaca Al-Qur'an. 

Dengan tilawati kita bisa membaca Al-Qur'an dengan mudah dan menyenangkan diantaranya dengan melagukan Al-Qur'an. Terdapat banyak manfaat menggunakan lagu dalam belajar membaca Al-Qur'an diantaranya menjadikan membaca Al-Qur'an lebih mudah dan juga menjadikan bacaannya lebih indah. Lagu yang paling sering digunakan dalam tilawati dikenal sebagai lagu "rost". Lagu ini dipilih karena merupakan lagu yang paling sederhana dan dapat dipelajari dengan mudah oleh kalangan awam. Kemudian Bpk. Toha Mahsun, S.Ag mengajari kami bagaimana cara melagukan Al-Qur'an menggunakan lagu rost.
Dan kami semua diharuskan untuk mencoba membaca Al-Qur'an dengan menggunakan lagu rost  tersebut secara bergantian agar kami bisa melagukan Al-Qur'an dengan baik dan benar.


Kemudian kami juga diajarkan bagaimana metode untuk mengajarkan tilawati, dan bagaimana cara menjadi guru tilawati yang baik dengan menggunakan makro teaching. Materi Ini disampaikan oleh Bpk. Hari Susandi, S.Ag.


Dijelaskan pula dalam salah satu artikel di http://www.terapishalatbahagia.net. Artikel ini berjudul “SOUND HEALING, SEMBUHKAN DENGAN AL QUR’AN” karangan dari dosen pengampu mata kuliah studi Al-Qur’an saya sendiri dan juga merupakan salah satu Guru Besar di UIN Sunan Ampel Surabaya yaitu Bpk. Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag , beliau menuliskan ulasan sebagai berikut:
Jika musik tanpa energi ilahiah bisa memberikan penyembuhan, maka ayat-ayat Al Qur’an pasti lebih dahsyat pengaruhnya, sebab setiap huruf yang masuk ke dalam telinga mengandung minimal sepuluh energi positif. Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab suci Allah, maka dia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan berlipat sepuluh. Aku tidak menghitung alif lam mim satu huruf, melainkan alifsatu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf” (HR. At Tirmidzi).

                Mulai sekarang, jangan lewatkan satu haripun rumah Anda tanpa suara Al Qur’an. Keraskan bacaan Anda dengan irama dan alunan yang membuat hati Anda berbunga-bunga, penuh suka cita. Semoga Anda juga secara bertahap memahami kandungan maknanya. Dari sound healing therapy inilah kita bisa mengerti mengapa Nabi SAW memerintahkan Anda melagukan Al Qur’an, “Bukanlah pengikutku orang yang tidak melagukan Al Qur’an” ( HR. Al Bukhari dari Abu Hurairah r.a). Selamat menyambut kesehatan, ketenangan hati dan limpahan rahmat Allah melalui lagu-lagu Al Qur’an.

Sekian apa yang dapat saya sampaikan, Wassalamualaikum Wr.Wb.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjemah Al-Qur'an